Aqidah
-
Menimbang Fatwa Bolehnya Natal (Bagian 2): Antara Toleransi dan Manipulasi Dalil
Pada bagian sebelumnya kita telah mejelaskan kerancuan sejarah yang dijadikan landasan fatwa bolehnya merayakan Natal, kini kita perlu menyoroti argumen-argumen…
Read More » -
Menimbang Fatwa Bolehnya Natal (Bagian 1): Antara Manipulasi Sejarah dan Klaim Syariat
Umat Islam sering kali dibuat bingung dengan munculnya fatwa-fatwa kontroversial yang seolah meruntuhkan batasan akidah yang telah dijaga selama berabad-abad…
Read More » -
Tahrir Mazhab Hanbali tentang Masalah Mengucapkan Selamat Hari Raya kepada Kaum Nasrani (Bagian 2 -selesai-)
Keempat: Sikap Tegas Hanbali terhadap Hari Raya Kafir Al-Hajjawi (w. 968 H) berkata: “…Dan haram menghadiri hari raya Yahudi dan…
Read More » -
Tahrir Mazhab Hanbali tentang Masalah Mengucapkan Selamat Hari Raya kepada Kaum Nasrani (Bagian 1)
Setiap kali musim perayaan hari besar non-Muslim tiba, perdebatan mengenai masalah ini selalu berulang. Bersamaan dengan itu, muncul pula tuduhan-tuduhan…
Read More » -
Jejak Pagan di Balik Gemerlap Natal (Bagian 3): Menjaga Akidah di Tengah Arus Toleransi Semu
Setelah kita menelusuri fakta sejarah di dua bagian sebelumnya, kita mendapati kenyataan bahwa Natal sejatinya adalah perayaan pagan kuno yang…
Read More » -
Jejak Pagan di Balik Gemerlap Natal (Bagian 2): Ketika Berhala Berganti Nama
Setelah menelusuri akar sejarah kuno pada bagian sebelumnya, sebuah pertanyaan besar muncul di benak kita: Jika Natal, pohon cemara, dan…
Read More » -
Jejak Pagan di Balik Gemerlap Natal (Bagian 1): Menelusuri Akar Kuno yang Terlupakan
Saat bulan Desember tiba, suasana di sekitar kita perlahan berubah. Pohon-pohon cemara berhias lampu kelap-kelip mulai muncul di pusat perbelanjaan,…
Read More »






